buta...
oh buta.....
bukan mata yang buta
tapi hatilah yang buta
cinta...
oh mengapa cinta...
untuk apa cinta...
dan mengapa ada cinta...
cinta itu buta...
tapi mengapa banyak orang yang mengaharpkannya...
cinta tak kenal kasta
tak kenal rupa..
cinta datang begitu saja
tanpa salam
tanpa permisi
tanpa teguran
hadir begitu saja
tak ada ucapan atau sapaan
langsung saja membuka gembok dihati
bahkan tak lagi mengkuncinya
Rabu, 17 Desember 2014
Mengapa?
Diposting oleh
putri-flower.blogspot.co.id
di
02.40
Aku mencintaimu bukan karena ada alasan. Tapi aku
mencintaimu dengan sendirinya. Entah mengapa rasa ini muncul begitu saja. Dan
menjatuhkan pilihan kepada dirimu. Sesosok pemuda yang tak pernah ku bayangkan.
Padahal aku hanya mengenalmu di ikatan saja.
Mulai ku merasakan getar rindu dan kasih sayang
yang mendalam kepadamu beberapa bulan ini. Kenangan perhatian yang tak secara
langsung kau tujukan masih melekat difikiranku. Bahkan sampai detik ini. Tapi
semuanya sangat berbeda dua minggu ini.
Kau sungguh bukan orang yang ku kenal. Bahkan kau seperti orang lain yang aneh.
Ku tak peduli jika kau tak semanis dulu atau
apalah. Tapi tolonglah kau hargai aku yang telah memberanikan diri untuk
mengirimkan pesan singkat untukmu. Tapi itu tak ada apa-apanya dimatamu.
Mungkin bagimu itu sebuah pertanyaan basi. Tapi itu sangat penting jika engkau
jawab.
Benar sungguh aku tak mengerti dengan sikapmu yang
sekarang. Apakah perlakuan yang kau tujukan kepadaku itu hanya sebuah permainan
saja. Candaanmu, sikap manjamu yang terkadang menggodaku itu mungkin hanya
permainan buatmu.
Tapi, itu semua bukan untukku. Bukan sekedar permainan
biasa. Tapi itu bagiku sebuah perhatian untukku. Mungkin bagimu aku tolol. Yah
aku tolol. Mengapa aku menaruh harapan lebih kepadamu. Buat apa, aku sendiri
juga tak tau. Bahkan aku tak pernah menginginkan itu.
Tapi apa yang kau lakukan itu membuatku merasa
aneh. Yah menaruh perasaan lebih tanpa tau akan
maknanya. Apa semua ini hanya sebagai tempat pelampiasan bagimu. Kau mencintai
orang lain tapi kau tak mendapatkannya. Trus perhatian itu yang seharusnya
untuknya kau tujukan untukku.
Sedangkan sekarang saat dia mulai menerimamu. Kau
buang aku bagaikan kertas yang tak layak. Bodohnya aku yang percaya akan
sikapmu. Bahkan mengharap lebh dari itu. Dan aku sekarang barulah mengerti
bagaimana sikap laki-laki itu. Apakah aku hanya pantas menjadi tempat
pelampiasan saja. Apa aku tak pantas mendapatkan cinta itu yang sesungguhnya. Tapi
apakah kau tak bisa moveon darinya.
Saat ini aku tak mengharap apa-apa. Aku hanya ingin kau kembali seperti dulu ceria, yang mampu membuat orang
lain senang karenamu. Dan sekarang aku akan perlahan untuk melupakan kenangan
itu. Dan menganggapnya sebagai kenangan manis saja.
Tapi, aku tak habis fikir. Mengapa
ketika aku telah berniat melupakan rasa ini. Kau selalu hadir di setiap
mimpi-mimpiku. Aku tak mengerti dengan semua itu. Bahkan aku selalu meneteskan
air mata saat aku bangun dari tidurku.
Sebernarnya aku tak kuat dengan ini. Bahkan
mengapa disaat aku merasakan ini yang pertama kalinya. Tapi sakit sekali.
Aku mengerti bahwa cinta itu datang dengan
sendiri. Tanpa paksaan. Dan tak memilih kepada siapa. Bahkan jika cinta itu
datang ketika kau melantunkan ayat suci Al-Qur’an. ♥☻
Selasa, 09 Desember 2014
Surat Untuk Sahabat Terbaikku
Diposting oleh
putri-flower.blogspot.co.id
di
23.30
Wahai sahabat terbaikku
Pantaskah aku bila kau sebut sahabat
Pantaskah aku mendapatkan tempat yang terindah dihatimu
Pantaskah aku yang tak ada apa-apanya ini ada didekatmu
Wahai sahabatku
Tak peduli kau anggap aku ini apa
Tak peduli jika kau acuh tak acuh kepadaku
Tapi, ingatlah bahwa kau punya posisi yang spesial dihatiku
Wahai sahabatku
Kau tau bahwa hal yang paling aku suka adalah melihatmu tersenyum
Kau tau bahwa membuatmu bahagia itu harapanku
Kau tau bahwa aku tak mau jika kau menangis
meneteskan air mata yang tak ada gunanya
Wahai sahabatku
Ijinkan aku jadi teman terbaikmu
Ijinkan aku menghapus air matamu
Ijinkan aku ada disisimu saat kau bersedih, kecewa bahkan saat kau sakit hati
Ijinkan aku orang yang selalu menghiburmu
Dan injinkan aku orang yang mengisi dihari-harimu
Wahai sahabatku
Aku berdoa kepada ALLAH semoga kau menjadi orang yang terbaik
Menjadikanmu orang yang memberiku sebuah pembelajaran
Melewatimu aku tau akan dunia
Banyak hikmah yang dapat ku ambil darimu
Wahai sahabtku
Aku mengenalmu bukan hanya sebuah kebetulan saja
Bukan hanya sebatas itu-itu saja
Tapi, ku yakin Allah mengirimkanmu untukku dengan banyak alasan
Meski ku tak tau apa itu
Wahai sahabatku
Tahukah kamu bahwa aku sangat menyayangimu
Tahukah kamu bahwa kelemahanku adalah
Saat aku sayang kepada orang lain, aku akan memilih sebagai pengamat dan memendam perasaan ini, dan akan bersikap wajar seolah apa adanya
Kepadamu sahabatku
Pantaskah jika aku kau sebut sahabat
Jika aku tak pernah mengerti tentang apa isi hatimu
Tentang apa yang membuatmu di dalam kegalauan
Tapi aku tak sanggup jika bertanya langsung kepadamu
Aku tak sanggup melihat raut wajahmu berada dalam kelesuan
Aku hanya bisa melakuakan celotehan ringan yang memapu membuatmu tersenyum meskipun hanya sekejap saja
Kepadamu sahabatku
Namamu telah ku goreskan dalam pena hidupku
Namamu selalu ku sebut dalam setiap doaku
Dan namamu selalu ada di dalam ingatanku
Dan aku berharap kita bisa menjadi sahabat yang lebih lama lagi
Sampai Allahlah yang meminta kita untuk berpisah
Salam Manis dari sahabatmu
Pantaskah aku bila kau sebut sahabat
Pantaskah aku mendapatkan tempat yang terindah dihatimu
Pantaskah aku yang tak ada apa-apanya ini ada didekatmu
Wahai sahabatku
Tak peduli kau anggap aku ini apa
Tak peduli jika kau acuh tak acuh kepadaku
Tapi, ingatlah bahwa kau punya posisi yang spesial dihatiku
Wahai sahabatku
Kau tau bahwa hal yang paling aku suka adalah melihatmu tersenyum
Kau tau bahwa membuatmu bahagia itu harapanku
Kau tau bahwa aku tak mau jika kau menangis
meneteskan air mata yang tak ada gunanya
Wahai sahabatku
Ijinkan aku jadi teman terbaikmu
Ijinkan aku menghapus air matamu
Ijinkan aku ada disisimu saat kau bersedih, kecewa bahkan saat kau sakit hati
Ijinkan aku orang yang selalu menghiburmu
Dan injinkan aku orang yang mengisi dihari-harimu
Wahai sahabatku
Aku berdoa kepada ALLAH semoga kau menjadi orang yang terbaik
Menjadikanmu orang yang memberiku sebuah pembelajaran
Melewatimu aku tau akan dunia
Banyak hikmah yang dapat ku ambil darimu
Wahai sahabtku
Aku mengenalmu bukan hanya sebuah kebetulan saja
Bukan hanya sebatas itu-itu saja
Tapi, ku yakin Allah mengirimkanmu untukku dengan banyak alasan
Meski ku tak tau apa itu
Wahai sahabatku
Tahukah kamu bahwa aku sangat menyayangimu
Tahukah kamu bahwa kelemahanku adalah
Saat aku sayang kepada orang lain, aku akan memilih sebagai pengamat dan memendam perasaan ini, dan akan bersikap wajar seolah apa adanya
Kepadamu sahabatku
Pantaskah jika aku kau sebut sahabat
Jika aku tak pernah mengerti tentang apa isi hatimu
Tentang apa yang membuatmu di dalam kegalauan
Tapi aku tak sanggup jika bertanya langsung kepadamu
Aku tak sanggup melihat raut wajahmu berada dalam kelesuan
Aku hanya bisa melakuakan celotehan ringan yang memapu membuatmu tersenyum meskipun hanya sekejap saja
Kepadamu sahabatku
Namamu telah ku goreskan dalam pena hidupku
Namamu selalu ku sebut dalam setiap doaku
Dan namamu selalu ada di dalam ingatanku
Dan aku berharap kita bisa menjadi sahabat yang lebih lama lagi
Sampai Allahlah yang meminta kita untuk berpisah
Salam Manis dari sahabatmu
Video Percakapan Bahasa Arab
Diposting oleh
putri-flower.blogspot.co.id
di
23.07
Inilah videoku praktek percakapan bahasa arab tentang bepergian.
selamat menyaksikan!!!!
Thanks to all of you. my friends
Diposting oleh
putri-flower.blogspot.co.id
di
01.36
Sempat ku merasa menyesal. mengapa aku masuk ditempat ini? sempat aku merasa kecewa. mengapa aku ada disini? sempat ku berfikir untuk apa aku disini? toh ini juga bukan pilihanku. tapi sekali lagi aku hanya bisa bilang mungkin ini takdirku.
Tapi disini aku juga masih bisa tersenyum. disini memang bukan harapanku. tapi disini kutemukan banyak warna dikehidupanku. banyak teman bahkan mereka adalah bagian terpenting disini. yah disini? dihatiku.
Seandainya aku tak mendaftar disini. mungkin aku tak kenal dengan mereka yah dengan mereka. mungkin aku hanya sebatas manusia biasa. karena mereka aku menjadi lebih bermakna. lebih bermakna bagiku. tapi entahlah bagi mereka aku seperti apa.
Terimakasih buat kalian sahabatku yang mengajarkan aku tentang apa hidup itu. mengajarkanku menjadi pribadi yang lebih baik lagi. mengajarkanku untuk tetap istiqomah dalam berjuang. mengajarkanku bahwa melakukan sesuatu bukan untuk dapat pujian melainkan untuk sebuah tabungan akhirat.
Jadi dari sini aku sadar bahwa Allah tak akan membuatku kecewa. aku sadar bahwa Allah memberikan jalan yang terbaik untukku. padahal sempat aku berfikir Dia tak adil. apa yang aku inginkan tak pernah dikabulkan? tapi dari sinilah kumulai bisa melihat arti semua ini.
Allah memilihkan tempat yang terbaik untukku. Allah memberikan aku kebahagiaan dengan memperkenalkan banyak orang baru yang luar biasa disini. mungkin jika ku tak menjadi mahasiswa disini. ku tak akan mengenal mereka. mengenal kalian yah mengenal kalian. Thanks to Allah. And buat kalian sahabatku. Terima Kasih telah menggoreskan sejaran di kehidupanku.
Aku hanya bisa memberikan sebuah untaian kata.
Jika aku jatuh nanti, bantulah aku untuk bangun, obati luka dan hapus air mataku.
Jika aku lemah, tuntunlah langkah dan tersenyumlah untukku, terangi mimpi dan ajaklah aku dalam kedamaian.
Jika aku bersedih tunjukkan aku bahagia, ajaklah aku tersenyum dan perlihatkan aku ceriamu.
Tapi jika suatu saat nanti aku pergi darimu, janganlah menangis, janganlah kecewa dan janganlah terlalu bersedih.
Karena jika engkau menangis, aku tak mampu lagi untuk menghapus air mata mu.
Tapi aku berjanji akan selalu ada dihatimu, sampai engkau memintaku untuk benar-benar pergi.
Kamis, 20 November 2014
Hadits Persaudaraan Muslim
Diposting oleh
putri-flower.blogspot.co.id
di
22.35
عنْ
أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه
وسلم : لاَ تَحَاسَدُوا وَلاَ تَنَاجَشُوا وَلاَ تَبَاغَضُوا وَلاَ تَدَابَرُوا
وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَكُوْنُوا عِبَادَ اللهِ
إِخْوَاناً. الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يَخْذُلُهُ وَلاَ
يَكْذِبُهُ وَلاَ يَحْقِرُهُ. التَّقْوَى هَهُنَا –وَيُشِيْرُ إِلَى صَدْرِهِ
ثَلاَثَ مَرَّاتٍ – بِحَسَبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ
الْمُسْلِمَ، كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ .
[رواه مسلم]
Terjemah hadits
/ ترجمة الحديث :
Dari Abu
Hurairah radhiallahuanhu dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi
wa sallam bersabda: “Janganlah kalian saling dengki, saling menipu,
saling marah dan saling memutuskan hubungan. Dan janganlah kalian menjual
sesuatu yang telah dijual kepada orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah
yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, (dia)
tidak menzaliminya dan mengabaikannya, tidak mendustakannya dan tidak
menghinanya. Taqwa itu disini (seraya menunjuk dadanya sebanyak tiga kali).
Cukuplah seorang muslim dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang
muslim. Setiap muslim atas muslim yang lain; haram darahnya, hartanya dan
kehormatannya.” (Riwayat Muslim)
Apa yang seharusnya?
Diposting oleh
putri-flower.blogspot.co.id
di
01.12
Mentari menyapa dengan senyuman
Desiran ombak menyapu tepi pantai
Burung tersenyum menghampiriku
Langkah kaki semut membentuk tanda di tanah
Desiran ombak menyapu tepi pantai
Burung tersenyum menghampiriku
Langkah kaki semut membentuk tanda di tanah
Alunan nada darimu bagaikan sebuah rindu
Senandung Al-Qur'an terdengar merdu
Subhanallah itulah yang hanya bisa ku ucap
Mendengar syair dari mulutmu damaikan jiwa
Dirimu bagaikan kumbang yang rupawan
Kehadiranmu amat ditunggu setangkai bunga kecil
Lebih kecil dari yang lainnya
Tapi dia yakin bahwa kumbnag mampu melihatnya
Yang telah sekian lama menunggu kehadiran kumbang
Perhatian yang kau berikan begitu membuatku nyaman
Meskipun aku tak tau apa maksudnya
Kau sendiri tak pernah menafsirkannya
Hanya gestur tingkahmu yang berkata
Sedangkan dirimu hanya biasa-biasa saja
Akupun tak menganggap itu lebih
Aku hanya menganggap itu perhatian untuk seorang adik
Tapi jika dalam satu ruangan
Mengapa mulut menjadi kaku jika ingin berbicara denganmu?
Jika tidak ada yang mau memulainnya
Mengapa jika dekat kita sama-sama jaim?
Tapi mengapa jika jauh rindu begitu mendalam?
Aku sendiri dilema dibuatnya
tingkah apa yang seharusnya ku lakukan?
pura-pura tak ada apa-apa atau bagaimana?
Langganan:
Postingan (Atom)


